Selasa, 22 Juli 2025

7 Menit Terakhirku

Dalam setiap waktu yang kau tawarkan, aku simpan sebagai kenangan yang kau inginkan Sampai sekarang aku masih terus berfikir bahwa, waktu membawamu jauh kesini Ke sebuah tempat yang mungkin tak pernah kau fikirkan sebelumnya Jika memang ini adalah yang terbaik, kenapa kita dari dulu tidak untuk saling mengenal dan di pertemukan, mengapa kita tidak secepat itu untuk bersama? Sekarang, kini tinggal menghitung bulan saja, kau akan kembali ketempat dimana awal kau mulai pergi dan beranjak tiba di kota ini, Aku menyayangimu sungguh, amat menyayangimu. Dari puluhan, atau ratusan, bahkan ribuan rencana. Bertemu denganmu adalah suatu keinda-han yang jauh lebih indah dari rencana-rencana yang pernah aku rencanakan. Mengenalmu bukan sekadar tau, mengenalmu berarti memiliki. Kini, waktu akan memaksa kita untuk saling menjauh tapi, perasaan ini bukanlah waktu yang datang kemudian pergi begitu saja. Perasaan ini lebih dari waktu, ia abadi. Tumbuh lebih baik yah, buat segala kenangan indah sebelum kita terpisah oleh tempat. Tapi, meskipun kita berpisah secara fisik itu hanya sementara, rasa sayang cinta rindu ini akan terus mencari pemiliknya. Tunggu aku menjadi lelaki yang mapan. Yang mampu membahagiakanmu dari segi apapun Mari untuk berjanji bersama-sama kita bisa lewati apa yang menjadi tantangan kita, karena aku yakin besarnya rasa sayang akan terus hidup dan memperjuangkan, hak nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu, Adalah Judulnya

Teramat anggun senyum wajahmu. Tutur kata yang lembut sopan saat masuk di telingga terasa adem di hati. Malam menyentuhku lewat pesan yang k...